Brand - PengenalanPaket PendakianArtikel TerbaruPerawatan SR12Konsultasi WA
Home › Dam-daman

Dam-daman

Senin, 28 Februari 2011•Provider WisataTanya Paket

Salah satu permaianan tradisional yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, full teori. Disamping dihadapkan pada praktek langsung bagaimana cara mengambil keputusan yang pernah saya gunakan adalah :

A. Menembak :

  • Permainan bisa dilakukan perorangan maupun kelompok.
  • Inti permainan : memasukkan bola dengan nilai tertinggi.
  • Buatlah bola-bola kertas sebesar bola tenis,
  • Sediakan tong sampah untuk memasukkan bola kertas,
  • Buatlah tiga pilihan tempat melempar , titik A jarak 2m dari tong sampah bila lemparan masuk nilainya 50, titik B jarak 3m dari tong sampah bila lemparan masuk nilainya 75, titik C jarak 4m dari tong sampah, bila lemparan masuk nilainya 100.
  • Setiap pelempar/kelompok mendapat jumlah kesempatan melempar yang sama misalnya 3x dan boleh melempar dari tempat yang berbeda.
  • Pelempar harus menentukan keputusan dari titik mana dia akan melempar,
  • Regu yang berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dinyatakan menang.

B. Ambil bola

  • Permainan dapat dilakukan secara perorangan ataupun kelompok.
  • Menjebak lawan pada bola 2.
  • Sediakan bola kertas sebesar bola pingpong sebanyak 11 buah atau lebih tetapi ganjil.
  • Tentukan pengambil pertama dengan ‘suit’, selanjutnya regu yang kalah ‘suit’ menjadi pengambil kedua, demikian secara bergantian.
  • Setiap pengambil mengambil bola maksimal 3 bola dengan memikirkan taktik agar dapat menyisakan 2 bola yang harus diambil lawan,
  • Pemenang adalah regu yang berhasil menyisakan dua bola,
  • Aturan main dapat diperbaiki.

C. Dam-daman

Sebenarnya aku teringat kembali permainan ini karena aku gemar memainkannya ketika masih SD. Sekalipun kelihatannya sederhana, permainan ini cukup menantang karena harus memikirkan taktik agar makan banyak ‘buah’ lawan.

  • Permainan ini dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Bila berkelompok maka yang menjalankan buah bergantian antar anggota kelompok.
  • Buatlah lapangan permainan pada papan, kertas atau karton seperti di bawah ini.

  • Pemain yang melangkah pertama ditentukan dengan undian atau ‘suit’,
  • Langkah setiap buah dam hanya satu langkah ke depan, samping atau diagonal mengikuti garis, tidak boleh mundur.
  • Makan buah dam lawan dengan cara melompatinya (melompat 1 buah lawan), boleh beruntun dan boleh mundur.
  • Bila lawan tidak mau/lupa makan (padahal ada kesempatan) maka kena penalti/dam dengan cara mengambil 3 buah lawan tsb dengan gratis dan bebas, pada saat mengambil penalti sebaiknya dipilih agar bisa makan secara beruntun.
  • Setelah mengambil buah dam pemain boleh melanjutkan langkah,
  • Bila salah satu pihak berhasil menyarangkan 3 buah damnya ke daerah ekor (segitiga) maka buah tsb menjadi buah sakti yang bebas bergerak kemanapun.
  • Kedua belah pihak harus berusaha pula agar buah dam yang berada di daerah ekor dapat keluar ke daerah persegi.
  • Pemain dinyatakan menang bila berhasil menghabisi buah dam lawan.

Setelah peserta didik memainkan game ini ternyata cukup alot terutama setelah masing-masing menemukan irama permainan dan triknya. Di kelas X AP dan X Pj peserta didik sangat antusias memainkan dam-daman. Semula saya agak khawatir kalau mereka menganggapnya hanya permainan anak kecil. Ternyata kekhawatiran itu sirna ketika dengan antusias mereka mulai menyiapkan semua perlengkapan dan dengan antusias mulai memainkannya.

***