pandangilah sepuas hatimu rumah idaman anda yang indah,asri nan megah. Coba ingat bagaimana ekspresi istri dan anak2 tercinta anda ketika pertama kali mereka mendengar bahwa anda membeli rumah baru atau membangun rumah baru? Ingat pula bagaimana ekspresi mereka ketika pertama kali mereka masuk ke rumah idaman anda?

Ingat pula bagaimana bangganya hati anda krn bisa membangunkan atau membelikan rumah untuk mereka.
Namun, Ketahuilah suatu saat nanti mereka akan tega mengantarkan anda ke rumah yang tidak pernah anda impikan dan juga mungkin tidak pernah mereka bayangkan, selanjutnya mereka akan membiarkan anda seorang diri menghuni rumah tsb. Sua hari mereka akan menghantarkan anda ke rumah yang sempit, gelap dan mengerikan, yaitu kuburan anda.

Isak tangis istri dan anak2 anda terdengar memilukan, namun apalah artinya isak tangis tsb? anda hanya berbekal amal anda sendiri, memasuki rumah masa depan anda ini. Mungkin bila hati meeka terketuk dan terbuka mereka akan mengirimi anda doa2 tulus mereka, namun siapa yg bisa menjamin bahwa mereka akan melakukannya?

Bisa jadi tidak berapa lama lagi istri anda telah melupakan anda krn di hatinya telah tumbuh bunga yang disemai oleh lelaki lain?

Demikian anak2 anda, barangkali juga segera melupakan anda krn sibuk dng urusan mereka sendiri.
Krn itu, persiapkanlah bekal anda sebanyak2 mungkin, dan didiklah istri dan anak2 anda agar tdk melupakan anda, sehingga selalu mendoakan anda. : " Bila anak adam telah meninggalkan dunia, maka seluruh pahala amalannya terputus, kecuali dari 3 amalan: sedekah jariyah, ilmu yg pernah ia ajarkan dan terus dimanfaatkan oleh orang lain, dan ANAK SHOLEH yg senantiasa mendoakannya."

-Muhammad Arifin Badri-